Bank sudah alih fungsi
Saat ini banyak saya baca dikoran, diselebaran, bahkan diseminar-seminar bisnis, banyak yang mengatakan bahwa saat ini terjadi peningkatan konsumsi barang-barang kelas atas. Dilihat dari jumlah penduduk kelas menengah keatas, barang-barang yang biasanya hanya bisa dikonsumsi oleh golongan menengah keatas, meningkat sampai lebih dari 50% jumlah kelas menengah keatas.
Apakah artinya saat ini kelas menengah kebawah sudah mulai berkurang? jika iya, berarti saat ini perekonomian Indonesia sedang mengalami peningkatan. Alhamdulillah kalau begitu.
Semua ini tidak lain tidak bukan karena salah satu peran dari lembaga keuangan seperti Bank. Karena saat ini bank sudah mulai alih fungsi. Dulu, setiap kali kita mendengar atau membaca kata BANK, alam bawah sadar kita akan mengatakan bank adalah tempat menabung. Seiring dengan perjalannya waktu fungsi bank bertambah selain menjadi tempat menabung tapi juga sebagai alat untuk mempermudah transaksi dengan adanya ATM. Hingga saat ini bank sudah menjadi tempat untuk mempermudah transaksi. Kita ambil contoh saja kalau kita mau membeli rumah, motor, mobil, sampai kita mau membayar uang kuliah semua, banyak yang menggunakan fasilitas bank.
Mesin ATM yang dulu hanya ada ditempat-tempat sekitar bank, saat ini sudah ada yang mendekat dengan kita, kapanpun, dimanapun, dan berapapun. Bahkan setiap kita membuka rekening baru kita akan disodori untuk menggunakan kartu ATM. Memang tidak semua orang mau menerima tawaran itu, tapi sedikit sekali orang yang menolaknya. Trus, apakah salah kalau kita memiliki kartu ATM? Tidak. Karena ATM ibarat kata seperti kita kalau menabung di celengan kita sedang memecah celengan. Bedanya, kalau kita menabung di celengan, jika kita mendadak butuh sedidkit uang kita harus mengambil semuanya, kalau kita menggunakan ATM kita cukup mengambil uang itu secukupnya, berapa yang kita butuhkan?
itu keunggulannya.
Nah sekarang yang menjadi permasalahan bagaimana cara kita menabung yang aman? aman dalam arti “bagaimana cara kita menabung untuk masa depan yang bener-bener menabung? ” gak akan kita ambil sampai bener-bener cukup untuk membayar apa yang sudah kita rencanakan. Misalnya saja beli rumah, mobil, tabungan untuk pendidikan anak, modal untuk usaha dll.
Diluaran sana banyak jasa yang menawarkan tabungan yang berupa investasi, seperti deposito, tabungan berupa barang spereti emas atau perhiasan yang bertujuan untuk menabung plus investasi. Nah Sekarang tinggal bagaimana kita mensikapinya? dalam hal tabung menabung itu tergantung kita sendiri, mau menabung dengan cara tradisional dengan celengan, atau dengan cara yang baru tapi kita sering lepas kontrol, atau dengan cara yang baru dan modern tapi dengan cara yang berneda yaitu menabung plus investasi.












